Google Menangguhkan Fitur Request Indexing

Saat ini dunia SEO sedang diguncang oleh salah satu fitur tercepat untuk indek website di Google Search Console telah ditangguhkan untuk sementara waktu sampai dengan batas waktu yang belum diketahui. Awal Desember 2020 ini fitur Request Indexing masih juga belum aktif.

Lewat laman tweet resmi, Google menginformasikan untuk sementara menonaktifkan Request Indexing dilakukan untuk membuat beberapa perubahan pada infrastrukturnya.

Masih menurut tweet yang sama, Google berharap untuk dapat menerapkan ulang fitur ini hanya dalam beberapa minggu saja.

Harus diakui tidak ada cara lain yang tercepat untuk dapat membuat website cepat terindek oleh mesin pencarian Google selain menggunakan Request Indexing sebagaimana informasi yang telah kami rilis pada judul posting sebelumnya “Terindeks Google Dalam Waktu 1×24 Jam”.

Baca juga :
Terindeks Google Dalam Waktu 1×24 Jam

Fakta bahwa mereka perlu melakukan perubahan ini terbukti, karena mereka telah mengalami sejumlah masalah terkait pengindeksan akhir-akhir ini. Selain itu, kami mendapat sinyal kuat dari komunitas SEO bahwa mesin telusur dirasa jauh lebih lambat dalam mengindek konten baru sejak pembaruan inti.

Di sisi lain, mungkin ada masalah pengindeksan lain yang membuat Google tidak dapat menangani permintaan dengan benar.

Sebagai alternatif lain yang memungkinkan indek website paling cepat adalah dengan memanfaatkan request manual untuk Permalink ke Google Search kemudian dapat dilanjutkan dengan menggunakan Ping Service. Sejauh ini cara tersebut terbukti efektif, jadi tidak perlu khawatir.

Mudah-mudahan, dalam waktu dekat ini kita akan segera melihat kembali fitur Request Indexing di akun Search Console kita.

Berlangganan Artikel

Email

One thought on “Google Menangguhkan Fitur Request Indexing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.