Cara Membuat Email Bisnis Lebih Terukur Menggunakan Email Tracking

Untuk kalangan bisnis khususnya pemasar, mengirim email merupakan rutinitas yang hampir sering dilakukan setiap hari, akan dianggap sudah selesai jika telah mendapat status email terkirim. Jadi hanya sebatas email terkirim saja.

Setelah status email terkirim, tidak diperoleh informasi apapun, sehingga Anda tidak akan mengetahui secara pasti status lanjutan dari email tersebut apakah sudah dibuka dan dibaca oleh penerima email atau belum.

Kebiasaannya, proses follow up terhadap email penawaran bisnis ditindaklanjuti setelah memberikan jeda waktu antara dua sampai dengan tiga hari. Namun follow up pertama kali akan masih menanyakan seputar apakah email sudah diterima atau belum, jadi kurang efisien.

Akan sedikit berbeda kondisinya jika Anda dapat melakukan pelacakan terhadap status dari email tersebut setelah berhasil berhasil terkirim dan Anda mendapatkan informasi bahwa email bisnis telah dibuka dan dibaca penerima. Jadi tidak perlu lagi menanyakan ulang dari email status email tersebut, Anda bisa langsung masuk pada topik penting yang menjadi tujuan Anda.

Seiring dengan majunya teknologi digital, kekurangan tersebut akan menjadikan pekerjaan Anda mudah dan lebih terukur dengan bantuan aplikasi email tracking. Menggunakan aplikasi email tracking akan memberikan informasi status email secara detail berupa status saat email telah dibuka oleh penerima.

Email Tracking Open Source

Sebetulnya ada beberapa pilihan aplikasi email tracking yang dapat digunakan, baik aplikasi yang berbayar maupun open source (Bebas) yang dapat digunakan tanpa mengeluarkan biaya sedikitpun untuk menekan anggaran pemasaran bisnis Anda.

Namun pada kesempatan ini akan kita gunakan aplikasi email tracking Open Source, alasannya sederhana, free dan cukup mumpuni keakuratan pemberian informasinya secara real time. Salah satu yang populer yang kita gunakan adalah Open Bracket

Open Bracket bersifat ekstension pada web browser Google Chrome. Jadi sangat mudah digunakan, cukup lakukan penginstallan seperti aplikasi-aplikasi ekstension lainnya.

Atau untuk lebih mudahnya lagi, cukup copy paste saja link berikut ini di web browser Google Chrome Anda dan selanjutnya intsall, berikut linknya :
https://chrome.google.com/webstore/detail/obtrack-for-gmail-trackin/kncjjpadnffmhejaokhcneeihhneiepp?hl=en

Cara Menggunakan Open Bracket Email Tracking

Perlu diketahui bersama, email tracking dari Open Bracket hanya dapat digunakan untuk mentracking Google Mail (Gmail), baik untuk Gmail versi yang Free (Gratis) maupun yang berbayar (GSuite).

Dan cara menggunakannya pada Gmail juga tidak sulit. Pada saat akan mengirim email pastikan double centang yang berada di sebelah tombol kirim telah berwarna hijau keduanya. Jika sudah, selanjutnya Anda dapat mengirimkan email tersebut.

Email Tracking

Jika email telah terkirim dan Anda ingin mengetahui kelanjutan status dari email tersebut, caranya juga mudah, pada daftar menu pilihan email pilihlah menu email terkirim kemudian klik history dari email yang telah berhasil Anda kirimkan barusan.

Jika status email telah terkirim namun belum terbaca atau dibuka, maka double centang yang berwarna hijau hanya hanya satu saja. Akan tetapi jika email tersebut telah terbaca atau dibuka, maka double centang akan berwarna hijau keduanya.

Selain itu, jika Anda ingin mengetahui informasi lebih detail lagi kapan email Anda terbaca atau dibuka, arahkan kursor pada double centang yang telah berwarna hijau keduanya, silahkan tunggu beberapa detik hingga muncul notifikasi status email tersebut, kurang lebih informasinya seperti ini “Read 1 month ago using Chrome(Linux)” dan menyesuaikan dengan perangkat komputer yang Anda gunakan.

Email Tracking

Bagaimana, mudah bukan ? Jadi ada baiknya Anda menggunakan cara tracking seperti ini untuk kepentingan email bisnis Anda, tak lain dan tak bukan agar agenda penawaran Anda lebih terarah dan tentunya juga akan mengefisienkan waktu Anda.

Hapus Cache Pada Google Pagespeed

Sebelumnya diucapkan Terima Kasih kepada para mitra yang telah mempercayakan setup dan konfigurasi servernya kepada kami.

Panduan hapus cache Google Pagespeed ini ditujukan kepada mitra kami khususnya dan tentu juga untuk Anda sekalian pengguna modul tersebut pada umumnya .

Selain Varnish, salah satu cache tools hebat yang terintegrasi langsung dengan web server adalah Modul Google Pagespeed (Tersedia untuk Apache dan Nginx). Dengan menggunakan Google Pagespeed akan memberikan 4 keuntungan mendasar sekaligus yang umum dibutuhkan pada sebuah website untuk meningkatkan performanya, yaitu :
1. Auto Minify Javascript.
2. Auto Minify CSS.
3. Auto Minify HTML.
4. Auto Compress PNG/JPG.

Karena dibutuhkan konfigurasi lebih lanjut di sisi server, maka tools ini kurang banyak digunakan oleh pengguna WordPress jika dibandingkan dengan cache tools model plugin yang memiliki kemudahan konfigurasi lewat beranda Administrator WordPress.

Namun Anda tidak perlu khawatir, secara default Google Pagespeed sudah memberikan fitur hapus cache yang dapat diakses melalui laman Pagespeed Admin dan telah kami aktifkan.

Cara Menghapus Cache

Untuk mempermudah penghapusan cache, Anda cukup mengakses URL Cache Purge pada laman Pagespeed Admin sebagaiman berikut ini (Sesuaikan dengan alamat URL Anda) :

https://domainanda.com/pagespeed_admin/cache#purge_cache

Google Pagepseed Cache

Pada laman Console Purge Cache di atas terdapat form URL yang dapat Anda isikan beserta dua opsi Purge Cache, Purge Individual URL dan Purge Entire Cache.

Opsi pertama, hapus cache secara individual. Masukkan spesifik alamat URL, sebagai contoh https://domainanda.com/contohartikel.html kemudian klik Purge Individual URL.

Opsi kedua, hapus cache secara keseluruhan. Masukkan alamat URL https://domainanda.com kemudian klik Purge Entire Cache. Tahap ini akan menghapus cache dikeseluruhan laman website.

PageSpeed Release Notes

Sampai dengan artikel ini dipublish, Module Google Pagespeed yang kami gunakan adalah versi stabil terakhir (Release 1.13.35.2-stable). Anda bisa cek untuk rilisnya melalui tautan berikut :

https://www.modpagespeed.com/doc/release_notes

Kepada mitra kami, untuk melakukan pengecekan versi Google Pagespeed yang dipakai dapat dilihat pada directory /root, kemudian ketik # ls untuk melihat versi yang dipakai dengan penamaan directory : ngx_pagespeed-1.13.35.2-stable.

Catatan : Kami menamai directory module Google Pagespeed sesuai versi yang diinstall.

Pengecualian

Pengecualian ini kami buat untuk keperluan update dan upgrade Module Google Pagespeed, layanan upgrade ke versi terbaru akan kami informasikan terlebih dahulu melalui email sebelum upgrade kami lakukan tanpa ada biaya tambahan untuk pengguna layanan Linux Server Management.

Untuk pengguna layanan Non Linux Server Management, kami kenakan biaya upgrade module Google Pagespeed. Silahkan kontak melalui WhatsApp atau melalui twitter