Tips Membuat Konten Berkualitas

Ketika dihadapkan dengan kata “Konten Berkualitas” maka jenis konten seperti apa yang dimaksud ? Artikelnya masuk rangking #1 Google? konten original? konten yang dapat menghasilkan pendapatan? artikel pendek, minim backlink namun dapat menempati daftar laman pertama Google? atau yang seperti apa?

Hal yang terlihat sepele seperti ini nyatanya sedikit akan membingungkan kita selaku pembuat konten untuk sebuah media online jika dibandingkan dengan media konvensional biasa. Terutama kurangnya pengetahuan tentang seluk beluk Search Engine.

Pasalnya konten yang kita publish melalui media online secara langsung akan dipengaruhi oleh cara kerja dan kebijakan serta ketentuan-ketentuan tertentu dari Search Engine khususnya Google dalam menampilkan hasil indexingnya. Maka kita harus mempertimbangkan faktor tersebut.

Menurut Google, konten berkualitas adalah fokus pada User Experience, yang berarti konten yang dapat memberikan pengalaman terbaik untuk client. Pengalaman terbaik tersebut bisa berupa solusi yang kita berikan melalui tulisan yang dibutuhkan oleh audien, lebih spesifik adalah calon customer Anda.

Kabar baiknya juga, setiap pembaruan terbaru dari algoritma Google, mereka akan dapat menentukan mana konten yang berkualitas seperti yang dimaksudkan di atas dan mana yang tidak. Maka konten yang fokus pada User Experience menjadi penting dan wajib dilakukan.

User Experience memiliki penekanan utama yaitu otorisasi website (Domain). Ketika audien menemukan apa yang mereka butuhkan melalui konten tentu mereka akan mengingat laman yang mereka baca beserta domainnya dan mereka akan menjadikan sebagai referensi dikemudian hari karena merasakan manfaat yang telah diperoleh. Sehingga Direct Visitor akan menjadi tinggi.

Sebagai contoh, bayangkan kita adalah seorang yang berada pada sisi konsumen yang sedang mencari solusi asam urat dengan cara pengobatan alami lewat Google, maka ketemu dengan sebuah konten website yang memberikan panduan membuat ramuan sendiri di rumah dengan memanfaatkan tumbuhan di sekitar rumah, tentu kita akan senang karena mendapatkan jawaban dari persoalan yang dialami, actionnya minimal kita akan membookmark atau menyimpan laman artikel tersebut dengan tujuan untuk dibaca kembali.

Bandingkan jika kita mencari solusi tersebut namun hanya mendapati konten website yang isinya melulu menawari kita produk obat herbal untuk atasi asam urat tersebut. Tentu kita akan merasa kurang nyaman dan pada akhirnya meninggalkan begitu saja laman website terebut.

Maka ketika konsumen telah mendapatkan manfaat dari konten yang diberikan sudah barang tentu mereka akan mengenal kita dan mempercayai kita, dalam jangka panjang ini akan memberikan dampak positif pada soft selling produk herbal dimiliki dibandingkan dengan konten yang isinya membombardir penjualan seperti dicontohkan tadi di atas.

Jadi sekali lagi kita mengingatkan betapa pentingnya membuat konten yang fokus untuk memberikan pengalaman terbaik buat client dari konten-konten yang kita hasilkan.

Tak usah terlalu pusing memikirkan SEO terlalu jauh dengan memikirkan teknik menseokan struktur internal konten sementara konten yang masih belepotan, mulailah membuat konten berkualitas untuk client Anda, tepatnya solusi-solusi apa yang harus Anda fikirkan buat audien untuk memperkenalkan Anda lebih jauh serta membangun kepercayaan client Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *